Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Oktober 27th, 2009

ADAT NIAS “TAOLE MBAWI”

Sedang melakukan "Taole Mbawi"Kekayaan budaya, khususnya adat atau tradisi masyarakat Nias tidak kalah dengan daerah-daerah lain di Nusantara. Budaya adat masyarakat Nias, tidak sekedar lompat batu, tari perang dan tari elang, yang sering diperlihatkan di media masa atau di acara-acara penyambutan tamu. Ada banyak pernik-pernik adat Nias pada sebuah peristiwa. Hal ini bisa dilihat misalnya pada peristiwa pernikahan. Dalam pernikahan selain tahap-tahap yang cukup njelimet kalau semua diikuti (ada banyak ketua-ketua adat sekarang yang mulai menyederhanakan), ada satu tata cara yang menarik untuk diperlihatkan, yaitu acara “Taole mbawi”, yang dalam bahasa Indonesia lebih kurang berarti, “pemberian ikatan khusus pada punggung seekor babi”. Acara “Taole mbawi” hanya dapat disaksikan pada acara pernikahan dan di rumah mempelai laki-laki.

Makanlah sayang, ini enak lhoPernikahan dalam adat masyarakat Nias, yang disebut jujuran atau mas kawin adalah terdiri dari berapa ekor babi, berapa juta uang dan berapa karung beras. Jujuran ini bukan untuk menjadi harta keluarga perempuan atau harta awal dari keluarga penganten, semuanya adalah sebagai kebutuhan yang dipergunakan pada setiap tahap yang dilalui. Dari sekian ekor babi yang harus disediakan oleh keluarga mempelai pria, ada dua ekor yang ukurannya harus besar-besar. Satu ekor minimal, dalam bahasa Nias 8 alisi, atau kl 80 kg. sehingga kadang sangat sulit untuk mencari yang ukurannya sama persis dengan permintaan. Biasanya yang ukuran paling besar diperuntukkan bagi orang tua penganten perempuan dan lainnya untuk masyarakat desa, tempat keluarga perempuan berada. Ini hanya symbol, sebab ketika dua ekor babi ini di sembelih, maka yang terjadi adalah bahwa yang diperuntukkan bagi orang tua penganten dibelah dua, setengah bagian untuk orang tua penganten tetapi yang setengahnya lagi dikembalikan kepada penganten laki-laki. Sementara yang seekor lagi dibagi dua juga, setengah untuk masyarakat desa dan setengahnya lagi untuk semua family dari orang tua penganten perempuan. (lebih…)

Iklan

Read Full Post »